Selasa, 13 Desember 2011

KEGIATAN EKONOMI DAN PELAKUNYA


1.Kegiatan Produksi
Kegiatan Produksi adalah kegiatan menghasilkan atau menambah nilai guna  suatu barang dan jasa. Kegunaan suatu barang akan bertambah, jika memberikan manfaat baru atau lebih dari bentuk semula. Misalnya Butik, pabrik sepatu, pabrik bola, rumah sakit, sekolah, dan rumah produksi film atau sinetron. Fungsi ilmu ekonomi dalam kegiatan produksi, yaitu memilih bagaimana teknologi,sumber daya factor produksi dapat dikombinasikan dengan efektif dan efisien sehingga menghasilkan output yang murah dan berkualitas.
2. Unsur-unsur Produksi
Ada tiga unsure produksi, yaitu input produksi, proses produksi dan output produksi.
a.       Input produksi adalah sesuatu yang dapat diolah
b.      Proses produksi adalah kegiatan yang mengubah atau mengolah input menjadi output. Disinilah peran tekhnoilogi berperan penting untuk menentukan bagaimana factor-faktor produksi dikombinasikan untuk menghasilkan barang lain.
c.       Output adalah hasil dari proses produksi.
3. Faktor-faktor produksi
                Faktor Produksi adalah unsur-unsur yang digunakan dalam proses produksi. Faktor-faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi terdiri atas sumber daya alam, tenaga kerja manusia, sumber daya modal, dan umber daya keahlian.
a.       Sumber Daya Alam
Merupakan segala sesuatu disediakan oleh alam guna memenuhi kebutuhan. Misalnya tanah, tumbuhan,hewan, udara,air, sinar matahari dan emas.
b.      Sumber Daya Manusia
Merupakan semua  kegiatan manusia baik jasmani dan rohani yang dipakai dalam proses produsi. Tenaga kerja manusia berdasarkan kualitasnya dapat diklasifikasikan seperti Tenaga kerja terdidik, tenaga kerja terlatih, dan Tenaga kerja tak terdidik
c.       Sumber Daya Modal
Barang atau hasil produksi yang digunakan untuk menghasilkan produk selanjutnya. Factor produksi modal dapat dikategorikan sebagai berikut :
-Bentuk modal => Modal Nyata(modal yang dapat dilihat secara  kongret dalam proses produksi), dan Modal tidak Nyata  (modal yang  tidak dapat dilihat,tetapi memiliki nilai dalam perusahaan.
-Manfaat dalam Proses Produksi => Modal Tetap (barang-barang modal yang dapat digunakan berkali-kali dalam produksi), dan Modal Lancar (barang-barang modal yang habis sekali pakai dalam proses produksi)
   d.    Sumber Daya Keahlian atau kewirausahaan
            Sumber daya keahlian adalah factor produksi yang engatur dan mengombinasikan factor-faktor produksi secara efektif dan efisien.
         
4.       4. Fungsi Produksi
           
            Dalam proses produksi, posisi factor produksi memiliki hubungan yng sangat erat dengan output yang dihasilkan. Output (keluaran) dari proses produksi sangat tergantung dari factor produksi sebagai input (masukan) dalam proses produksi. Suatu produksi bergantungn pada proses produksi yang dilakukannya. Selain itu, proses produksi bergantung juga pada factor-faktor produksi yang digunakan, sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai factor produksi yang dikeluarkan dalam proses produksi.

5. Perluasan Produksi

            Perluasan produksi artinya kegiatan meningkatkan produksi dengan maksud untuk meningkatkan produk, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Peningkatan produk secara kuantitatif dapat dilakukan  dengan cara peningkatan jumlah produk, sedangkan peningkatan produksi kualitatif dapat dilakukan dengan cara peningkatan jenis dan mutu produk yang dihasilkan.
            Perluasaan produksi sangat diperlukan oleh produsen karena beberapa sebab, diantaranya :
1)      Bertambahnya kebutuhan manusia baik secara kuantitatif ataupun kualitatif.
2)      Adanya barang yang rusak,kadarluasa, atau habis
3)      Adanya hasrat manusia untuk meningkatkan kemakmurannya.
Perluasan produksi dapat dilakukan dengan melakukan pengenbangan melalui cara-cara sebagai berikut.
1)   Ekstensifikasi: perluasan produksi dengan cara menambah factor atau unit produksi yang baru
2)   Intensifikasi : Perluasan produksi dengan cara peningkatan produktivitas dari factor-faktor produksi yang ada pada setiap unit produksi.
3)   Diversifikasi : Perluasan produksi dengan menambah jenis atau macam produk yang dihasilkan.

A.   KONSUMSI
                Konsumsi merupakan salah satu kegiatan dalam perekonomian selain produksi dan distribusi. Kehidupan manusia tidak akan terlepas dari konsumsi.  Dalam kehidupan sehari-hari konsumsi sering diartikan sebagai kegiatan memakai, menggunakan, atau memanfaatkan barang atau jasa. Jika kegiatannya dinamakan konsumsi, pelakunya disebut konsumen. Konsumen adalah orang atau lembaga yang melakukan konsumsi, yaitu memakai atau memanfaatkan barang dan jasa untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
                Tujuan Konsumsi pada dasarnya dilakukan dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan. Adapun tujuan kegiatan konsumsi dapat digolongkan menjadi 4, yaitu :
1)      Mengurangi nilai guna barang atau jasa secara bertahap.
2)      Menghabiskan nilai guna barang dan jasa skaligus
3)      Memuaskan atau bermanfaat kebutuhan rohani
Faktor yang mempengaruhi tingkat konsumsi yaitu sebgai berikut :
1)         Tingkat Pendapatan :makin tinggi tingkat pendapatan suatu rumah tangga, akan semakin tinggi tingkat konsumsinya. Sebaliknya, jika pendapatannya kecil maka konsumsinya kecil pula.
2)      Tingkat harga : Banyak sedikitnya barang yang akan dikonsumsi sangat bergantung pada harga. Dengan kata lain, konsumis dikurangi pada waktu harga tinggi dan konsumsi dapat ditingkatkan jika harga lebih rendah.
3)      Sikap dan Gaya Hidup : Sikap dan gaya hidup seseorang sangat memengaruhi tingkat konsumsi. Jika sikap dan gaya hidupnya boros, ia cenderung berperilaku konsumtif, yaitu kebiasaan untuk membelanjakkan semua uang untuk membeli bnarang, padahal barang tersebut belum tentu bermanfaat.
4)      Adat Istiadat : Adat Istiadat juga dapat mempengaruhi konsumi. Misalnya untuk upacara tradisional diperlukan barang-barang tertentu.
5)      Model Barang :  Model Barang yang sedang tren dapat memenuhi perilaku masyarakat dalam konsumsi.
6)      Kegiatan Berkompetensi dengan Konsumen Lain : Barang subtitusi jika seorang konsumen memilki hasrat atau keinginan  berkompetensi dengan konsumen lainnya, biasanya tingkat konsumsinya akan besar.
7)      Selera Konsumen : Selera Konsumen setiap orang berbeda-beda. Adanya perbedaan selera jelas akan mempengaruhi konsumsi masyarakat terhadap barang dan jasa.

Guna Barang adalah kemampuan suatu barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan. Kegunaan uatu barang dapat digolongkan sebagai berikut :
1)      Kegunaan unsur adalah suatu benda memiliki kegunaan berdasarkan dari unsur benda tersebut.
2)      Kegunaan tempat adalah kegunssn benda setelah dipindahkan tempatnya.
3)      Kegunaan Waktu yaitu kegunaan benda jika dipakai sesuai waktunya
4)      Kegiatan bentuk adalah kegunaan benda setelah mengalami perubahan bentuk
5)      Kegunaan kepemilikan artinya kegunaan jika telah dimiliki
6)      Kegunaan pelayanan adalah pelayanan akan berguna jika dilakukan
Nilai barang dan jasa dapat dibedakan menjadi dua macam nilai, yaitu nulai pakai dan nilai tukar :
1)      Nilai Pakai
Nilai pakai adalah kemampuan suatu barang dan jasa saat diguanakan oleh konsumen. Nilai pakai terbagai atas nilai pakai subjektif yaitu nilai barang atau jasa ditinjau dari penggunaannya sedangkan nilai pakai objektifnya adalah nilai barang atau jasa ditinjau sari barang atau jasa tersebut.
2)      Nilai Tukar
Nilai Tukar kemampuan barang untuk ditukar dengan barang lain.  Nilai tukar terbagi aas nilai tukar objektif, artinya nilai tukar barang berdasarkan barangnya. Nilai tukar subjektif, artinya nilai tukar barang berdasarkan orang yang menukarkannya.


Sumber : ADVANCE LEARNING ECONOMICS 1 oleh Herlan Firmansyah, Romi Pernando, dan Agus Awaludin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar