Minggu, 18 Desember 2011

Keseimbangan dan Elastisitas

KESEIMBANGAN PASAR
            Produsen selalu mengharapkan keuntungan yang maksimal dengan menetapkan harga setinggi-tingginya. Sebaliknya, konsumen selalu mengharapkan kepuasan makimal engan harga yang serendah-rendahnya. Produsen dan konsumen akan melakukan tawar-menawar akan menyebabkan harga kesepakatan yang disebut sebagai harga keseimbangan atau harga pasar.
            Keseimbangan pasar terjadi pada tingkat harga dan jumlah barang dan jasa yang diminta sama dengan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Keseimbangan pasar adalah jumlah barang yang ditawarkan oleh produsen sama dengan jumlah barang yang diminta konsumen pada suatu tingkat tertentu. Terbentuknya   harga pasar, merupakan hyasil kesepakatan antara pembeli dan penjual.

ELASTISITAS BARANG DAN JASA
            Elastisitas mengukur seberapa besar reaksi konsumen terhadap perubahan harga dan factor-faktor lainnya, para ahli ekonomi menggunakan konsep elastisitas. Elastisitas adalah rasio yang mengukur perubahan jumlah yang diminta atau ditawarkan sebagai akibat perubahan factor yang memengaruhinya. Adapun pengertian dari elastisitas permintaan adalah rasio yang mengukur derajat kepekaan jumlah barang yang diminta sebagai akibat perubahan harga. Konsep elastisitas memiliki peranan penting dalam menganalisa masalah-masalah bisnis. Banyak keputusan bisnis yang diambil dengan keputusan elastisitas, seperti elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran.
            Jenis-jenis elastisitas harga pada permintaan yaitu elastic, inelastic, elastic uniler, elastic sempurna :
a.       Elastik
Jika persentase perubahan jumlah barang yang dimint5a lebuh besar daripada persentase perubahan harga, atau jika nilai koefisien >1(E>1), biasanya terdapat pada barng-barang yang memiliki tingkat subtitusi banyak.
b.      Inealistik
Jika presentase perubahan jumlah barang yang diminta lebih kecil daripada persentase perubahan hargtanya (nilai koefisien <1) (E<1), biasanya terdapat pada barang yang memiliki banyak subtitusi.
c.       Elastik Uniter
Jika persentase perubahan jumlah barang yang diminta sama dengan persentase perubahan harganya (nilai koefisien=1), (E=1) terdapat pada sebagian barang elektronik.
d.      Elastik Sempurna
Artinya, harga tidak berubah, tetapi jumlah yang diminta berubah (E=tidak terhingga)
e.      Inelastik Sempurna
Artinya, berapapun perubahan harga yang terjadi tidak akan berpengaruh terhadap jumlah barang dan jasa yang diminta (E=0).

Elastisitas harga penawaran adalah angka yang menunujukkan berapa persen jumlah barang yang ditawarkan berubah, jika harga barang berubah satu persen. Elastisitas harga penawaran juga dapat dihubungkan dengan factor-faktor atau variable lain yang dianggap mempengaruhinya, seperti tingkat bunga, yingkat upah, harga bahan baku, dan harga bahan antara.
Jenis-jenis elastisitas harga pada penawaran, yaitu elastic, inelastic, elastic uniter, elastic sempurna, dan inelastic sempurna.
a.       Elastik
Jika prenstase perubahan junlah barang yang ditawarkan lebih besar daripada persentase perubahan harga, atau jiukia nilai koefisien >1.
b.      Inelastik
Juka persentase perubahan jumlah barang yang ditawarkan lebih kecil daripada persentasi perubahan hargtanya (nilai koefisien <1)
c.       Elastik Uniter
Juka persentase peubahan jumlah barang yang ditawarkan sama de ngan persentase perubahan harganya (nilai koefisien=1)
d.      Elastik Sempurna
Jika harga tidak berubah sedangkan jumlah yang ditawarkan berubah.
e.      Inelastik Sempurna
Jika perubahan harga tidak mampu mengubah jumlah yang ditawarkan.


Sumber : ADVANCE LEARNING ECONOMICS 1 oleh Herlan Firmansyah, Romi Pernando, dan Agus Awaludin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar